Efek Buruk Radiasi Matahari Bagi Kesehatan Kulit - Ketika musim berganti dari musim penghujan menjadi musim kemarau sepertinya sedikit menjadi kecemasan sebagian orang terutama para wanita. Mengapa? Karena biasanya wanita itu takut dan sangat menghindari sinar matahari di siang hari khawatir akan merusak kesehatan kulit yang sudah capek-capek ia rawat dengan baik. Tentu semua wanita di dunia ini tidak mau usahanya menjadi sia-sia tiba-tiba dimusim kemarau kulit putihnya berubah menjadi gelap begitu saja.
Apalagi bagi Anda yang tinggal di perkotaan tentu terik matahari sangat panas luar biasa karena kepadatan penduduk dan polusi. Selain itu, terik sinar matahari itu membuat kulit menjadi hitam jika terlalu lama terkena sinar matahari. Pasalnya, pada sinar matahari mengandung dua komponen yaitu sinar UVA (Ultra Violet A), dan UVB (Ultra Violet B), yang keduanya memiliki efek buruk pada kesehatan kulit kita. Sinar matahari yang baik dan aman untuk kulit bisa kita rasakan saat pagi sebelum jam 9.00, dan sore hari setelah jam 16.00.
Kulit terbakar
Bisa Anda bayangkan betapa panas dan terbakarnya kulit seseorang yang bekerja di sawah atau buruh proyek pembangunan jalan yang seharian terpapar sinar matahari. Sudah dipastikan orang-orang tersebut memiliki kulit yang gelap dan memiliki flek hitam di wajahnya karena efek buruk yang ditimbulkan sinar matahari.
Bahkan dapat menyebabkan gejala kulit terbakar yang di tandai dengan kulit memerah, bengkak, melepuh, dan perih. Biasanya seseorang yang memiliki warna kulit yang lebih terang dan juga lapisan kulit yang lebih tipis akan lebih mudah terkena gejala kulit terbakar, untuk mengatasi hal ini anda bisa menggunakan lotion pelembab yang mengandung bahan aloevera atau lidah buaya.
Penuaan dini
Seperti yang digambarkan diatas, apabila kulit terkena sinar matahari yang terlalu lama maka sinar UVB (Ultra Violet B) dapat menembus jauh ke dalam kulit dan menyebabkan sel kolagen menjadi rusak. Kerusakan kollagen itulah yang menyebabkan kulit berubah menjadi kering, kasar dan juga kehilangan kekenyalannya. Tidak hanya itu, radikal bebas yang di timbukan oleh radiasi sinar UV akan menimbulkan bintik-bintik kecoklatan dan juga keriput di wajah sehingga penampilan membuat tampak lebih tua sebelum waktunya .
Kangker kulit
Efek paling buruk karena radiasi sinar matahari adalah gejala kangker kulit yang sulit untuk dikembalikan. Kerusakan pada lapisan kulit yang lebih dalam menyebabkan keriput dan perubahan warna menjadi kuning. Sinar matahari juga menyebabkan penipisan kulit dan bisa merangsang pertumbuhan prekanker. Terlalu lama berada dibawah sinar matahari langsung bisa meningkatkan risiko terjadinya kanker kulit.
Biasanya kangker kulit terjadi pada area hidung, pipi, dan daerah lain yang sering terkena sinar matahari secara langsung. Untuk meminimalisir kerusakan dari paparan sinar matahari yang terlalu lama adalah dengan menggunakan pakaian pelindung sehingga kulit akan aman dan tidak terlalu lama terbakar sinar matahari.
Itulah tadi beberapa Efek Buruk Radiasi Matahari Bagi Kesehatan Kulit. Pastikan Anda selalu menggunakan lotion pelembab untuk mencegah terbakarnya kulit. Sedangkan untuk memutihkan wajah Anda, nda bisa menggunakan krim pemutih, atau menggunakan bahan-bahan alami dan tidak berhenti untuk menjaga kesehatan kulit Anda. Demikian tips dari saya, semoga bermanfaat.
Tapi, kulit Anda masih sehat-sehat saja kan?

