Jenis-Jenis Kulit Wajah Yang Wajib Anda Ketahui - Merawat kulit wajah agar tetap sehat, bersih dan putih diperlukan pengetahuan khusus tentang kecantikan. Dan terpenting adalah Anda harus tahu jenis kulit Anda sendiri dan tahu bagaimana perawatan yang sesuai dengan jenis kulit Anda. Jangan sampai Anda salah dalam perawatan. Misalnya Anda berjenis kulit yang berminyak tetapi dalam prakteknya Anda merawat wajah seperti perawatan untuk yang berkulit kering, maka itu cara yang tidak tepat. Apa saja jenis-jenis kulit wajah dan bagaimana cara perawatannya? Simak terus artikelnya dibawah ini!
5 Jenis kulit wajah, ciri-ciri dan cara perawatannya:
5 Jenis kulit wajah, ciri-ciri dan cara perawatannya:
1. Kulit normal
Jenis kulit yang satu ini paling mudah perawatannya. Kelembabannya sangat seimbang, tidak terlalu berminyak maupun terlalu kering. Bagi kamu yang memiliki kulit wajah normal, kamu tidak terlalu sering mengalami masalah dengan kulit wajah.
Jenis kulit yang satu ini paling mudah perawatannya. Kelembabannya sangat seimbang, tidak terlalu berminyak maupun terlalu kering. Bagi kamu yang memiliki kulit wajah normal, kamu tidak terlalu sering mengalami masalah dengan kulit wajah.
Ciri-ciri kulit normal:
- Kelembaban dan keelastisitasannya selalu terjaga.
- Produksi minyak pada kulit terhitung wajar.
- tidak kusam maupun kering.
- pori-pori kulit nyaris tidak terlihat.
- Kulit lembut.
- Lembab berembun.
- Segar dan bercahaya.
- Halus dan mulus.
- Tanpa jerawat.
- Tidak terlihat minyak yang berlebihan juga tidak terlihat kering.
Perawatannya:
- Cukup menjaga kebersihan kulit wajahmu
- Jangan lupa untuk selalu memberikan pelembab.
- Jika kulit tidak terawat, jerawat, keriput, maupun komedo bisa saja muncul kapan saja.
Memiliki jenis kulit berminyak, memiliki kelebihan yaitu membantu menjaga kelembaban lapisan dermis hingga memper-lambat timbulnya keriput. Minyak pada kulit juga menjadi pelindung alami dari sengatan sinar matahari. Produksi minyak pada kulit ini tidak terkontrol, dan biasanya terjadi pada “T-zone”, yaitu dahi, hidung dan dagu. Kulit wajah berminyak disebabkan oleh dua faktor, yakni faktor intern dan faktor eksternal.
a. Faktor internal meliputi :
- Faktor genetis : Jika orang tua memiliki kulit wajah berminyak, cenderung anaknya akan memiliki kulit berminyak pula.
- Faktor hormonal : hormon manusia sangat mempengaruhi produksi keringat. Karena itulah pada wanita yang sedang menstruasi atau hamil akan lebih sering berkeringat. Selain itu stres dan banyak gerak juga dapat menjadi pemicu keringat berlebihan.
b. Faktor eksternal meliputi :
- Udara panas atau lembab.
- Makanan yang dapat merangsang keluarnya keringat seperti makanan yang terlalu pedas baik karena cabai atau merica, makanan yang terlalu asin, makanan yang berbumbu menyengat seperti bawang putih, makanan yang terlalu berminyak serta makanan dan minuman yang terlalu panas.
Ciri-ciri kulit berminyak:
- Riasan wajah seringkali tidak dapat melekat dengan baik dan cepat luntur.
- Tekstur kulit tebal dengan pori-pori besar hingga mudah menyerap kotoran.
- Minyak di daerah T tampak berlebihan.
- Tidak mudah timbul kerutan.
- Mudah berjerawat.
- Tampilan wajah berkilat.
Perawatannya:
Yang perlu dilakukan oleh pemilik kulit berminyak adalah menjaga agar kadar sebum tetap seimbang dan kulit tetap dalam keadaan bersih agar bakteri penyebab jerawat dapat terhambat.
3. Kulit kering
Kulit kering kebalikannya dari kulit berminyak, pada kulit kering kelenjar minyak justru tidak mampu memproduksi minyak dengan baik. Sehingga kadar minyak tidak cukup untuk melindungi dan melembabkan kulit wajah. Pemilik kulit kering ini harus benar-benar telaten merawatnya.
Ciri-ciri kulit kering:
- Kulit terasa kaku seperti tertarik setelah mencuci muka dan akan mereda setelah dilapisi dengan krim pelembab.
- Kondisi kulit dapat menjadi lebih buruk apabila terkena angin, perubahan cuaca dari dingin ke panas atau sebaliknya.
- Garis atau kerutan sekitar pipi, mata dan sekitar bibir dapat muncul dengan mudah pada wajah yang berkulit kering.
- Kulit halus tetapi mudah menjadi kasar
- Mudah merekah dan terlihat kusam karena gangguan proses keratinisasi kulit ari
- Tidak terlihat minyak berlebihan di daerah T yang disebabkan oleh berkurangnya sekresi kelenjar keringat dan kelenjar palit atau kelenjar minyak.
a. Faktor genetik
Ya, lagi-lagi faktor genetik salah satu penyebabnya. Memang benar adanya bahwa kulit kering bisa disebabkan dari faktor genetik sehingga menjadi bawaan dari lahir.
b. Kondisi struktur kulit
Kondisi kelenjar minyak yang tidak mampu memberi cukup lubrikasi untuk kulit, menimbulkan dehidrasi pada kulit.
c. Pola makan
Pola makan yang buruk, kekurangan nutrisi tertentu seperti vitamin A dan vitamin B merupakan salah satu pemicu kulit menjadi kering.
d. Faktor lingkungan
Pengaruh lingkungan seperti terpapar sinar matahari, angin, udara dingin, radikal bebas atau paparan sabun yang berlebihan saat mandi atau mencuci muka pun akan sangat berpengaruh pada pembentukan kulit kering
e. Penyakit kulit
Tidak sedikit orang yang mengalami penyakit kulit dan menjadi penyebab kulit menjadi kering. Seperti halnya dengan penyakit eksim dan psoriasis yang berakibat pada tidak aktifnya kelenjar thyroid sehingga keseimbangan kadar minyak terganggu otomatis kulit kekurangan minyak dan menjadi kering.
Kandungan lemak pada kulit kering sangat sedikit, sehingga mudah terjadi penuaan dini yang ditandai keriput dan kulit terlihat lelah serta terlihat kasar. Kulit kering memerlukan perawatan yang bersifat pemberian nutrisi agar kadar minyak tetap seimbang dan kulit dapat selalu terjaga kelembabannya.
Kandungan lemak pada kulit kering sangat sedikit, sehingga mudah terjadi penuaan dini yang ditandai keriput dan kulit terlihat lelah serta terlihat kasar. Kulit kering memerlukan perawatan yang bersifat pemberian nutrisi agar kadar minyak tetap seimbang dan kulit dapat selalu terjaga kelembabannya.
Perawatannya :
- Jangan mandi terlalu lama, pakailah sabun ringan kandungannya.
- Jangan terlalu sering mandi dengan air panas.
- Rajin minum air putih secukupnya.
- Hindari sabun yang mengandung detergen atau deodoran.
- Wajib hukumnya untuk selalu memakai krim pelembab.
Salah satu keuntungan kulit kering adalah riasan wajah dapat lebih awet, karena kadar sebum dalam lapisan dermis tidak berlebihan hingga riasan tidak mudah luntur.
4. Kulit sensitif
Kulit sensitif umumnya adalah kulit yang sangat kering, terasa ketat dan dapat teriritasi dengan mudah. Biasanya kulit sensitif akan berwana merah pada beberapa bagiannya, warna merah tersebut juga terasa tipis dan gatal. Untuk kulit sensitif Anda membutuhkan perawatan ekstra. Anda dapat memeriksa kulit wajah sensitif ke doktor muka
Jenis kulit ini sangat sulit untuk diamati secara langsung. Untuk mengetahuinya dengan pasti, dibutuhkan pengetesan dari dermatolog terlebih dahulu. Namun kamu bisa mengenalinya melalui
Ciri-ciri kulit sensitif:
Jenis kulit ini sangat sulit untuk diamati secara langsung. Untuk mengetahuinya dengan pasti, dibutuhkan pengetesan dari dermatolog terlebih dahulu. Namun kamu bisa mengenalinya melalui
Ciri-ciri kulit sensitif:
- Tekstur yang sangat tipis
- Mudah sekali alergi dan iritasi
- kulit terlihat kemerah-merahan.
- Makanan yang pedas dan berbumbu tajam.
- Kafein, nikotin dan minuman beralkohol.
- Niasin atau vitamin B3,
- Kandungan parfum dan pewarna dalam kosmetika.
- Sinar ultraviolet dan gangguan stres.
Kulit sensitif berbeda dengan kulit reaktif. Bercak merah dan gatal-gatal yang timbul karena penggunaan kosmetik belum tentu menjadi gejala atau tanda kulit sensitif. Untuk membedakannya perlu dilakukan tes alergi-imunologi oleh dokter kulit.
- Mencegah dan melindungi kulit agar tidak alergi atau iritasi.
- Selalu pakai tabir surya untuk menangkal radiasi sinar UV.
- Pastikan memakai pelembab dan produk kecantikan yang cocok.
- Selalu bersihkan wajah sebelum tidur.
- Jangan merokok
5. Kulit kombinasi atau kulit campuran
Kulit kombinasi adalah pemilik kulit kering berminyak, normal berminyak, juga dijumpai kulit sensitif berminyak. Umumnya disebabkan karena faktor genetis yang mana kasus ini sudah banyak ditemukan di Asia. Banyak wanita timur terutama di daerah tropis yang memiliki kulit kombinasi. Kulit kombinasi terjadi jika kadar minyak di wajah tidak merata. Pada bagian tertentu kelenjar keringat sangat aktif sedangkan daerah lain tidak.
Ciri-ciri kulit kombinasi atau kulit campuran:
- Pada T-zone wajah produksi minyak sangat aktif, sedangkan area yang lain cenderung normal atau bahkan kering.
- Tekstur kulit pada area yang berminyak akan terjadi penebalan, namun pada area kulit yang normal atau kering cenderung tipis.
Perawatannya :
- Area kulit berminyak dirawat dengan perawatan untuk kulit berminyak dan di area kulit kering atau normal dirawat sesuai dengan jenis kulit tersebut.
- Gunakan dua produk perawatan kulit wajah, yaitu produk kulit berminyak untuk T-zone, sedangkan produk kulit normal atau kering gunakan untuk area pipi dan mata.
Demikianlah tadi artikel seputar Jenis-Jenis Kulit Wajah Yang Wajib Anda Ketahui. Pastikan kulit Anda selalu sehat, putih, mulus berseri bak wanita jepang. Baca tips kecantikan di postingan saya berikutnya. Sekian, semoga bermanfaat.
